Artikel • Sabtu, 20 Agustus 2016 pukul 00:49 WIB
Genggamlah Erat-erat (Kiriman Share WA Bpk. Aji P)
" Genggamlah Erat-erat...!!!*
*Rukun Islam* adalah tiang *Ad-Diin* kita yang mulia ini. Sekarang mari kita berpikir dan menggambarkannya dengan jari-jari kita..
1. *_Rukun Islam Pertama:_* _Mengucap Dua Kalimat Syahadat. Kita pakai jari jempol kita._
2. *_Rukun Islam Kedua:_* _Mendirikan Shalat. Kita pakai jari telunjuk kita yang senantiasa bersyahadat saat duduk Tahiyat._
3. *_Rukun Islam Ketiga:_* _Menunaikan Zakat. Kita pakai jari tengah kita._
4. *_Rukun Islam Keempat:_* _Berpuasa Bulan Ramadhan. Kita pakai jari manis kita._
5. *_Rukun Islam Kelima:_* _Menunaikan Ibadah Haji. Kita pakai jari kelingking kita._
_Lalu, ambillah sebuah gelas. Gelas itu adalah perlambang kehidupan._ _Sebagai muslim, yang kita jalankan dan kita maklumi bahwa kita memegang dunia di tangan, bukan di hati._
_Dunia bagaikan gelas berisi minuman yang melegakan tenggorokan kita dan menjadikan kehidupan tubuh lebih baik._ _Dan pegang 'gelas kehidupan' itu dengan 5 (lima) jari kita:_
*Pertama,* _lepaskan jari kelingking kita dari genggaman gelas, maka gelas masih tetap dalam genggaman._
*Artinya, walau kita belum berhaji, karena (mungkin) ongkos atau finansial belum mampu memenuhi biaya haji, maka kita masih tetap memegang hidup sebagai muslim.*
*Kedua,* _lepaskan jari manis kita dari gelas, maka gelas juga masih tetap dalam genggaman._
*Artinya, walau kita belum mampu berpuasa, mungkin karena sudah tua renta atau ada 'udzur sakit sehingga benar-benar tidak kuat berpuasa di bulan Ramadhan, maka kita tetap bisa memegang hidup sebagai muslim.*
*Ketiga,* _lepaskan jari tengah kita dari gelas, maka gelas masih tetap terpegang dengan dua jari, yakni telunjuk dan ibu jari/jempol._
*Artinya, mungkin karena berpenghasilan sangat sedikit atau bahkan tak punya penghasilan sehingga belum mampu membayar zakat, maka ia tetap bisa memegang hidup sebagai seorang muslim.*
```Lalu, bagaimana jika kita lepaskan jari telunjuk kita dari genggaman gelas???
Coba lepaskan.```
_Maka gelas akan jatuh hancur ke bawah, karena tidak bisa dipegang hanya dengan ibu jari/jempol._
*Artinya, jika kita melepaskan kewajiban shalat, maka niscaya kita telah melepaskan diri sebagai seorang muslim, dan seorang yang melepaskan diri sebagai muslim maka manisnya iman dan keridha'an Allah SWT tidak akan didapatkan, bahkan sangat jauh darinya, baik dalam kehidupan dunia maupun akhirat, hidup kita akan hancur seperti hancurnya gelas ke bawah.*
*_Na'udzu Billahi Min Dzalik!_*
*Mari Kita Berfikir Secara Jernih. Mau Lepas atau Genggam Erat-Erat KEIMANAN dan KEISLAMAN kita???*
*_Semoga Bermanfaat, dan semoga Allah SWT senantiasa menguatkan keimanan dan keislaman kita hingga kita mati dalam keadaan Husnul-Khatimah..._*
*Aamiin Yaa Rabbal-'Aalamiin

